Agar Marketing Berhasil, Kenali Tujuan Utama Marketing

Didalam perusahaan, marketing akan menentukan maju atau mundurnya sebuah perusahaan. Dalam menyusun marketing plan, Anda harus fokus pada tujuan spesifik yang ingin dicapai. Jika Anda tidak tahu tujuan Anda, bagaimana Anda tahu kapan dapat mencapainya? Lebih jauh, bagaimana Anda tahu seberapa efektif marketing jika tidak tahu apa yang Anda inginkan?

Tujuan marketing harus sesuai dan mendukung keseluruhan tujuan bisnis Anda. Sama seperti tujuan lainnya, tujuan marketing harus dapat diukur. Tujuan harus spesifik dan juga realistis. Dari uraian diatas, dapat ditarik kesimpulan mengapa marketing menjadi penting karena marketing dilakukan untuk mencapai beberapa tujuan utama yang berpengaruh terhadap kelangsungan brand Anda. Beberapa tujuan utama marketing yang sesuai dengan perkembangan zaman dan dinamika pasar diantaranya sebagai berikut:

Engagement

Customer engagement adalah hubungan emosional antara pelanggan dan merek. Konsumen dengan engagement yang lebih tinggi, membeli produk Anda lebih banyak, mempromosikan lebih banyak, dan menunjukkan lebih banyak kesetiaan. Memberikan pengalaman berkualitas tinggi kepada pelanggan merupakan komponen penting dalam strategi customer engagement. Jika Anda tidak memiliki strategi ini, Anda bisa kehilangan kesempatan untuk berinteraksi dengan pelanggan dan membangun hubungan dengan mereka.

Customer Loyalty


Loyalitas pelanggan adalah kecenderungan sikap dan perilaku untuk memilih satu merek dibandingkan merek lain, baik karena kepuasan terhadap produk atau layanan, kinerja, atau hanya karena familier dan nyaman dengan merek tersebut. Loyalitas pelanggan mendorong konsumen untuk berbelanja lebih konsisten, menghabiskan uang yang lebih besar, dan merasa positif dengan pengalaman berbelanja, serta membantu menarik konsumen sehingga merek tersebut menjadi lebih dikenal dalam menghadapi lingkungan yang kompetitif.

Brand Awareness

Konsumen sering dihadapkan pada beberapa pilihan seperti memilih merek dari produk tertentu yang hendak dibeli. Brand awareness atau kesadaran merek adalah kemungkinan konsumen mengenali keberadaan dan ketersediaan produk atau layanan perusahaan. Brand awareness merupakan salah satu faktor yang dibutuhkan pelaku usaha untuk memperkuat value atau nilai produknya di pasaran, sebab semakin pasar mengingat brand Anda, maka semakin besar pula daya beli yang akan mereka lakukan.

Proses pembelian dimulai dari kognitif atau pengetahuan. Calon pembeli perlu untuk mengetahui atau aware mengenai kelebihan dan kekurangan sebuah produk, yang dimana setelah calon pembeli mengetahui kelebihan dan kekurangan dari suatu produk mereka akan mencoba mengevaluasi produk bersangkutan, proses selanjutnya setelah evaluasi adalah munculnya keinginan untuk membeli yang dikategorikan sebagai proses afektif, apabila calon konsumen sudah dalam fase afektif besar kemungkinan mereka akan berlanjut pada fase konatif atau tindakan. Tindakan tersebut bisa dalam bentuk membeli atau tidak. Hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang Brand Awareness dapat Anda baca selengkapnya disini.

Sales


Salah satu tujuan dari marketing adalah adanya peningkatan sales atau penjualan produk. Sehingga peningkatan sales berarti adanya peningkatan penjualan produk. Semakin besar penjualan produk, maka semakin banyak juga income yang dapat dihasilkan dari brand Anda.

Lead Generation

Lead generation atau pembangkitan prospek adalah proses merangsang dan menangkap minat terhadap sebuah produk atau jasa untuk tujuan pengembangan saluran penjualan. Dengan memungut informasi kontak dan inisiasi minat dari target potensial, data yang diperoleh dapat digunakan untuk keperluan newsletter, dan prospek penjualan ke depannya. Tujuannya untuk membina mereka agar akhirnya menjadi konsumen brand Anda. Lead generation berguna untuk semua jenis bisnis, kecil maupun besar, dan dalam perusahaan-perusahaan B2B (bisnis-ke-bisnis) dan B2C (bisnis-ke-konsumen)

Customer Evangelism

Merupakan bentuk advance dari word of mouth, yang berangkat dari kepercayaan konsumen, sehingga konsumen secara sukarela mau menyebarkan tentang brand Anda kapada orang lain untuk membeli dan menggunakannya. Salah satu bentuk dari customer evangelist adalah testimoni. Seorang konsumen yang telah merasakan manfaat dari produk brand Anda, dimintai pendapat agar orang lain yang belum memakai, tertarik untuk mencobanya juga.

Mengapa customer evangelism penting dalam marketing? Selain low budget, customer evangelism memiliki kelebihan yaitu menstimulasi orang lain melakukan pembelian tanpa kesan berpromosi secara berlebihan. Sebagaimana diketahui, ada banyak masayarakat yang sudah muak dengan pesan komersial yang hanya menjual sisi positif dari sebuah produk.
SHARE: