Tips agar Brand Global dapat Masuk Pasar Lokal

Memperluas pasarnya atau melakukan ekspansi merupakan harapan setiap perusahaan. Sekelas brand yang sudah berpredikat global-pun, ternyata penting untuk dapat menjangkau audiensnya secara spesifik di negara tertentu. Dengan pertimbangan pasar lokal memiliki pontensi yang tinggi, brand global Anda dapat mencoba masuk ke pasar baru tersebut. Berikut 3 alasan mengapa brand global Anda harus masuk ke pasar lokal:


1) Dapat mengoptimalkan anggaran Anda dengan lebih masuk akal.

Pendekatan lokal dapat membantu Anda berfokus pada negara-negara yang akan memberi Anda lebih banyak pendapatan. Terkadang mungkin saja lalu lintas Anda berasal dari satu negara sementara pendapatan sebenarnya berasal dari akun yang lain.

2) Orang cenderung merespons dalam bahasa ibu mereka.

Yang benar adalah bahwa orang lebih terbuka terhadap komunikasi dan berbagi pendapat mereka saat mereka berbicara bahasa ibu mereka. Dan lokalisasi adalah cara untuk mengatasi hambatan bahasa.

3) Tradisi budaya, selera dan preferensi berbeda di mana-mana.

Turki dan China tidak merayakan Natal, jadi sebaiknya tidak mengirimkan newsletter Seasons Greetings kepada mereka. Orang-orang di Israel bekerja pada hari Minggu, dan berada di luar kantor pada hari Jumat. Grafis dan visual di negara-negara Arab tidak dapat menampilkan wanita - IKEA memiliki pengalaman PR yang buruk dengan ini.

Ini hanyalah beberapa contoh dari banyak perbedaan budaya yang harus Anda perhitungkan jika Anda ingin menargetkan berbagai negara. Dengan memperhatikan budaya dan tradisi setempat, brand Anda dapat menghindari kesalahan yang fatal, menemukan kekhasan lokal, dan memaksimalkan sebagian besar dari mereka.

Cara untuk Go-Local / Lokalisasi

Setelah membahas mengapa brand Anda perlu masuk ke pasar lokal, dibawah ini akan diberikan beberapa tips tentang cara melakukannya dengan tepat:

1. Website dan Sosial Media
Perhatikan secara khusus mengenai lokalisasi konten. Jika Anda menulis konten yang sama di laman situs web yang berbeda, pastikan Anda menggunakan tag hreflang untuk memberi tahu Google bahwa ini bukan konten duplikat, dan halaman ini ditujukan untuk berbagai negara. Pilihan warna, gambar, font, dan posisi halaman grafis - semuanya penting dan berdampak pada bagaimana orang memandang brand Anda. Ingatlah bahwa situs berbahasa Ibrani dan Arab memerlukan tata letak yang sama sekali berbeda.




Selain memanfaatkan website, menggunakan social media khusus yang dibuat untuk negara tertentu dapat menjadi pilihan Anda. Dengan membuat lini baru, Anda akan semakin leluasa dalam mengatur brand yang sudah diadaptasi sesuai negaranya tersebut.


2. Libatkan influencer lokal

Jika brand Anda sudah berskala Internasional, maka tidak sulit untuk menggaet influencer lokal. Mengapa influencer ini ingin terhubung dengan Anda? Jika Anda melokalkan merek Anda, Anda sudah memiliki audiens global. Tapi saat Anda mencoba pergi ke lokal, banyak influencer lokal ingin tampil global. Ini adalah situasi win-win yang sempurna.




Direkomendasikan untuk menjangkau influencer yang sudah memiliki cukup pengaruh di pasar. Ada beberapa alat yang memungkinkan Anda menganalisis pemirsa lokal dan menemukan pakar dan pemimpin opini leader yang relevan. Anda dapat mencoba Audiense untuk menemukan profil Twitter, atau Klear, yang bekerja dengan Twitter dan LinkedIn, dan memungkinkan Anda membuat daftar influencer berdasarkan lokasi dan topik.
Anda juga dapat menggunakan alat Social Media SEMrush untuk melacak siapa yang menyebutkan Anda di media sosial dan memfilternya dengan jumlah pengikut. Dengan demikian Anda bisa menemukan influencer dengan khalayak yang besar, yang sudah mengenal merek Anda dan mungkin siap untuk bekerja sama.


3. Event

Untuk masuk ke pasar lokal, Anda bisa mengadakan event sebagai salah satu cara memperkenalkan brand Anda. Dengan mengajak audiens Anda untuk berpartisipasi secara langsung, maka engagement brand Anda akan semakin baik.




Saat masuk ke pasar lokal Anda bisa membuat event seperti soft launching, dengan melibatkan influencer, beserta audiens Anda. Memberikan penawaran special bagi mereka yang hadir, seperti free trial, free product dan sebagainya dapat menjadi strategi Anda untuk mencuri perhatian mereka.


4. Public Relations
Yang perlu Anda lakukan adalah terus-menerus memantau apa yang terjadi di pasar sasaran Anda. PR yang Anda tempatkan di pasar lokal akan membantu Anda memperoleh monitoring terhadap brand Anda secara lokal. PR juga dapat menjalin kerjasama dengan wartawan setempat. Salah satunya melalui undangan event, atau penyebarluasan press release. Dengan dimuatnya pemberitaan tentang brand Anda di media atau disebut dengan media covering, dapat mendorong semakin dikenalnya brand Anda.


5. Beriklan

Tanpa beriklan, segala gembar gembor masuknya brand Anda ke pasar lokal akan kurang maksimal. Beriklan dengan memanfaatkan channel lokal akan meningkatkan awareness brand Anda. Selain itu, kelebihannya Anda dapat memilih dan menyesuaikan audiens dengan target yang Anda incar.

Contoh saja apa yang dilakukan Kwai Go, sebuah social video network hadir bagi pengguna android maupun iOS yang hobi vlogging. Menyadari bahwa banyak masyarakat Indonesia yang menjadi vlogger, maka perusahaan Kwai Lite Tech memutuskan untuk masuk ke pasar Indonesia, bahkan beriklan di daerah-daerah tertentu. Memanfaatkan Sti-car sebagai salah satu mobile outdoor advertising, iklan Kwai Go menyapa masyarakat di Jember, Kediri, Malang dan Sidoarjo.


SHARE: