OOH Advertising, Cara Tepat Menyasar Konsumen di Luar Rumah

OOH Advertising atau out-of- home advertising juga dikenal sebagai iklan luar ruang. Iklan luar ruang adalah istilah luas yang menggambarkan semua jenis iklan yang menjangkau konsumen saat berada di luar rumah. Kemunculannya didasari kesadaran bahwa manusia beraktifitas diluar rumah, serta adanya tempat-tempat tertentu yang tidak terjamah iklan komersil. Sejumlah penelitian yang meneliti keefektifan beriklan di luar rumah telah menemukan bahwa media ini memang bekerja baik.

Tujuan terbesar dari pengiklan adalah melihat iklan mereka dipajang di sekitar jalanan di negara tempat mereka bekerja. Salah satu cara paling umum untuk mencapainya adalah melalui iklan luar ruang. Iklan luar ruang mampu menjangkau ratusan ribu orang, dengan berjalan kaki, kendaraan umum hingga kendaraan pribadi. Jenis iklan ini biasanya sangat cepat berdampak.

OOH Advertising ada dimana-mana dan bentuknya juga beragam. Dapat kita temui iklan ini di jalanan dalam bentuk billboard, videotron, spanduk, poster. Ada pula yang berbentuk furniture display (kios, bilik telepon dll), iklan transit (taksi, bus, kereta bawah tanah, kereta dll), neon box, wall painting di stasiun serta tempat keramaian lainnya. Hingga interior di dalam kereta maupun bis.

Konsumen akan melihat iklan luar ruangan hampir setiap hari, meski belakangan ini, lebih sulit untuk benar-benar menarik perhatian pelanggan rata-rata. Jadi, memilih OOH advertising dengan cara yang benar itu penting, atau itu hanya pemborosan. Periklanan di luar ruangan dianggap sebagai media untuk pasar massal, sehingga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan, kampanye dan dukungan secara luas.

Jika Anda ingin melakukan iklan di luar ruangan, ingatlah bahwa Anda harus memperhitungkan apa yang ingin ditampilkan. Penggunaan kalimat yang terlalu banyak akan menghasilkan pesan yang berantakan dan membingungkan. Dengan sedikitnya waktu konsumen untuk mengikuti iklan, maka yang Anda lakukan akan sia-sia. Hal ini dikarenakan banyak dari mereka yang melewati iklan dengan kecepatan tinggi. Ada pula yang sibuk dengan smartphone mereka. Jadi, Anda harus memilih pesan dan visual dengan bijak.

Perhitungan OOH Advertising

Untuk memahami biaya iklan luar ruang, penting untuk mengetahui bagaimana perhitungannya. Ini berdasarkan sistem yang disebut Gross Ratings Points (GRP), yang mengacu pada impresi yang diperoleh. Ini disebut DEC, atau Daily Effective Circulation, dan juga dikenal sebagai "showing". Satu poin rating sama dengan 1% dari populasi pasar.

Ada banyak faktor yang terlibat dalam hal ini, yaitu berdasarkan lalu lintas, jarak pandang, lokasi, ukuran dan sebagainya. Rating ini memberi Anda nilai skor dari 1% sampai 100%. 50% berarti setidaknya 50% populasi di daerah tersebut akan melihat salah satu iklan Anda setidaknya sekali sehari.

Inovasi baru OOH Advertising

Jenis iklan luar ruangan dapat bermanfaat bagi brand Anda. Namun, seperti halnya dengan medium lain, terdapat masalah dengan pengukuran keefektifannya. Pertama-tama, iklan ini dilihat oleh konsumen saat mereka dalam perjalanan, sehingga sulit untuk mengetahui apakah mereka terpapar iklan dengan baik. Dan karena banyak OOH Advertising terlihat dari kendaraan, impresi pejalan kaki sering kali tidak terukur. Sebagai penyempurnaan atas beberapa kekurangan tersebut, muncul media OOH Advertising baru yang lebih terukur daripada jenis lain yaitu mobile OOH advetising dengan medium mobil, motor dan kendaraan jenis lain. Kelebihan iklan jenis ini karena sifatnya yang mobile sehingga jangkauannya lebih luas. Daerahnya juga dapat dipilih yang dirasa paling memiliki dampak besar bagi brand Anda.

Di Indonesia sendiri, sudah ada layanan beriklan yang dapat memperkenalkan brand Anda dengan berkeliling di jalanan kota-kota besar. Contoh saja, ketika Simpang Susun Semanggi belum dapat diakses untuk beriklan jenis lain, car advertising sudah dapat masuk dan memapar audiens di jalan baru tersebut. Tetunya menjadi lebih menguntungkan memilih beriklan jenis ini, karena tidak statis di satu tempat saja. Dengan kondisi jalanan Ibukota yang padat dan seringkali macet, iklan yang ditampilkan di kaca belakang mobil hingga body keseluruhan akan menarik audiens untuk melihat iklan Anda. Selain menggunakan medium mobil, Anda juga dapat beriklan di sepeda motor. Kelebihannya, jelas kendaraan ini cukup gesit untuk membawa brand Anda ke jalan besar hingga gang kecil sekalipun. Hal lain yang juga penting, biaya untuk beriklan terbilang jauh lebih terjangkau dibandingkan biaya billboard yang bisa mencapai ratusan juta. Jika Anda tertarik dengan jenis iklan seperti diatas Anda dapat mempelajarinya disini.

Sumber: The Balance, Warcom

SHARE: