Hal-hal yang Perlu Anda Perhatikan dalam Moment Marketing

Moment marketing dapat menjadi cara luar biasa untuk menjangkau khalayak yang sangat besar. Bagi Anda yang tidak akrab dengan istilah ini, pemasaran momen memanfaatkan pesan yang tepat pada saat yang tepat. Meskipun tampaknya spontan dan secara ajaib, moment marketing paling sering direncanakan beberapa minggu sebelumnya. "Sihir" dan "spontanitas" ini menghasilkan potensi yang luar biasa, tetapi risiko yang sama itu juga menciptakan kemungkinan terjadinya kesalahan besar.

Moment marketing memanfaatkan pengalaman dalam momentum tertentu, untuk mendorong atau memicu interaksi online. Tetapi untuk berhasil melakukannya Anda harus menyelaraskan konten dan konteksnya, tidak selalu mudah untuk dilakukan. Berikut beberapa contoh bagaimana pemasar telah menangkap peluang emas tersebut.


Be ready
Perusahaan dapat terlibat dalam event besar yang populer di masyarakat untuk kemudian “membaur” di dalamnya. Flashback saat Super Bowl 2013, pemadaman listrik yang tak terduga terjadi selama hampir 30 menit. Ini bisa menjadi malapetaka bagi pengiklan. Namun, ada beberapa pemasar media sosial yang terjun dan memanfaatkan momen itu.


Source: Twitter


Oreo sejauh ini adalah pemenang ketika timnya men-tweet, “‘Power out? No problem. You can still dunk in the dark.” Oreo tidak tahu pemadaman listrik akan terjadi, juga tidak mempersiapkan sebelumnya untuk itu, tetapi apa yang mereka lakukan adalah menyiagakan tim beranggotakan 15 orang yang siap untuk berbagi komentar di media sosial selama pertandingan. Mereka berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat untuk memanfaatkan momen ini.

Masukkan Perusahaan dan Merek Anda
Meskipun praktik pemasaran saat ini mungkin tampak sangat pasif, ini sebenarnya tentang memasukkan diri Anda ke pusat hal-hal dan kehidupan audiens Anda, tetapi dengan cara yang sangat pas. Jika Anda meledakkan penjualan Anda di tengah-tengah Piala Dunia, pesan Anda akan menjadi gangguan belaka. Jika Anda bergabung dengan orang lain saat mereka menonton dengan komentar Anda sendiri, Anda mulai membangun hubungan yang friendly antara brand dengan audiens.


Waktu Iklan Berdasarkan Happenings
Ada bagian-bagian tertentu dari permainan yang dapat diprediksi dan instanitas dan media sosial membuat mereka mudah untuk memanfaatkannya. Pada tahun 2012, Red Bull membayar, Felix Baumgartner, untuk terjun bebas melalui atmosfer, untuk menjadi orang pertama yang memecahkan kecepatan suara dalam terjun bebas. Seperti yang diprediksi, misi harus ditunda beberapa kali.


Salah satu brand yang memanfaatkan momentum ini adalah brand Kitkat, bermain dari banyak penundaan misi yang diselaraskan dengan slogan merek mereka. Akun Facebook Kitkat memposting seseorang dalam setelan astronot yang duduk di sofa. Judulnya berbunyi, "It could be a long wait Felix... Have a break, have a KitKat".


Source: Google

Ini adalah kombinasi sempurna dari kejadian yang tepat waktu, peluang, dan platform media sosial yang tepat untuk diperhatikan. Iklan semacam ini tidak akan berfungsi di media cetak atau TV. Platform itu tidak berubah cukup cepat. Media sosial dan moment marketing dapat tepat waktu menyesuaikan dengan acara itu sendiri.

Stretch Your Budget
Acara olahraga menarik perhatian banyak orang. Salah satu yang akan berlangsung di Indonesia adalah Asian Games. Bagi banyak pemasar, slot iklan untuk acara olahraga langsung berbiaya mahal. Tetapi masih terdapat kesempatan besar untuk menjangkau audiens dan terhubung dengan mereka dengan biaya yang lebih terjangkau. Seperti menggunakan OOH advertising, mobile OOH advertising dapat menjadi salah satu pilihan yang efektif dan efisien. Asian Games yang akan diadakan di 2 kota besar yaitu Jakarta dan Palembang, dapat menjadi acuan Anda dalam menempatkan armada beriklan di lokasi-lokasi strategis 2 daerah tersebut. Anda juga tetap dapat memanfaatkan billboard, dan menempatkannya di tempat yang ramai dan strategis.


Don’t Hesitate
Momentum seperti perhelatan olahraga ini bagaikan emas namun berakhir dengan cepat. Oreo tidak bergantung pada satu orang untuk mengoordinasikan semua media sosial selama Super Bowl berlangsung, mereka menggunakan tim berjumlah 15-orang. Jika Anda ingin siap untuk menangkap momen yang sempurna dengan tepat waktu, Anda memerlukan lebih dari satu orang yang mengatur momen itu dan mengambil keputusan dengan sangat cepat.

Bersiaplah dan Kenali Audiens Anda
Adidas merencanakan media sosialnya untuk Piala Dunia enam bulan sebelumnya. Mereka merencanakan reaksi untuk beberapa hal yang paling dapat diprediksi yang dapat terjadi dan bagaimana mereka akan merespons secara sosial. Meskipun peluang tidak selalu muncul, mengetahui apa yang dapat terjadi dan berbicara tentang bagaimana Anda akan mengatasinya membuat Anda lebih siap untuk kemungkinan-kemungkinannya. Akhirnya, jika Anda berminat melakukan Moments Marketing dengan terlibat dalam acara langsung, yang perlu Anda ingat yaitu harus sesuai dengan merek Anda dan minat audiens Anda.


Moment Marketing adalah cara ideal untuk mendapatkan perhatian dan terhubung dengan pemirsa. Tetapi agar berhasil, Anda perlu mengenali peluang sempurna dan memasangkannya dengan konten tepat waktu. Imbalannya bisa sangat besar karena ada jutaan mata di acara tersebut. Selain potensi besar untuk menjadi viral, tetapi perlu diperhatikan juga adanya risiko besar selalu datang dengan potensi kerugian besar. Terkadang komentar yang Anda keluarkan dapat menjadi bumerang.


Contohnya Adidas yang mengirimkan email kepada peserta Boston Marathon. Sekilas email ini terlihat sebagaimana email marketing pada umumnya. Namun perlu diperhatikan bahwa konteks dan timing email ini tidak tepat mengingat terjadi tragedi pada saat Boston Marathon. Sehingga email ini menuai kritik luas di masyarakat karena kata “congrats” dan “survived” yang dianggap tidak tepat digunakan dalam kondisi saat itu.


Belajar dari kesalahan Adidas, yang perlu Anda ingat adalah mengingat audiens dan memilih pesan serta waktu dengan tepat. Jika Anda mengikuti langkah-langkah yang sudah dibahas di atas, akan lebih mungkin mencapai target dan berhasil memanfaatkan momentum berharga tersebut.


Source: eventmanagerblog.com, thedrum.com, businessinsider.sg


SHARE: