Mengapa Anda Harus Meluncurkan Brand bukan Produk? Ini Penjelasannya!

Bertentangan dengan apa yang mungkin dipikirkan oleh banyak pengusaha, sebuah produk bukanlah merek. Banyak perusahaan baru yang memulai mengenalkan dirinya melalui peluncuran produk. Di sinilah letak kesalahan mereka: Mereka seharusnya meluncurkan sebuah merek. Hal ini karena ketika berbicara menyangkut pilihan konsumen, maka merek menjadi penting.

Konsumen rela membayar lebih karena seiring waktu, merek menciptakan persepsi akan kualitas, konsistensi dan kepercayaan. Merek yang dikenal oleh konsumen, akan dianggap lebih dari sekedar produk atau layanan, lebih dari itu, merek membangkitkan kenangan dan emosi yang terkait dengan kualitas. Ketika konsumen mempercayai sebuah merek, itu membuat mereka loyal, dan saat mereka loyal, mereka membeli lebih banyak.

Jangan hanya terpaku pada fitur dan fungsi dari produk Anda. Taruh juga perhatian, fokus pada pesan dan cerita brand Anda. Dibawah ini, lima alasan mengapa Anda harus meluncurkan merek, bukan produk:


1. Merek memberikan ketenangan pikiran.
Orang-orang, secara umum, biasanya menghindari risiko dan mencari keamanan. Jika merek yang mereka gunakan secara konsisten memberikan pengalaman positif, konsumen membentuk opini bahwa merek tersebut dapat dipercaya, yang memberi mereka ketenangan saat membeli.




2. Merek menciptakan perbedaan dan menghemat waktu pengambilan keputusan.
Apa yang kira-kira melatarbelakangi konsumen dalam memutuskan produk untuk dibeli? Merk menjadi pembeda yang pada akhirnya menentukan keputusan konsumen. Bahkan, jika brand milik Anda memiliki nilai positif di mata masyarakat, tanpa perlu berpikir lama, brand Anda-lah yang akan dipilih oleh konsumen .



3. Merek menambah nilai.

Mengapa konsumen membayar harga lebih tinggi untuk merek dibandingkan dengan produk tak bermerek? Apakah konsumen lebih memandang kualitas, tampilan, atau mutu merek? Sejatinya hal ini merupakan kombinasi yang tercipta dari seluruh elemen, namun yang pasti produk yang sukses menghasilkan lebih banyak uang bagi perusahaan adalah produk yang memiliki merek sehingga memiliki nilai lebih.




4. Merek menjelaskan siapa kita.



Merek yang kita gunakan membuat “statement” tentang siapa kita dan siapa yang kita inginkan. Orang menjadi terikat secara emosional dengan merek yang mereka gunakan dan melihatnya sebagai bagian dari citra diri mereka. Hal ini menunjukkan bagaimana merek dapat mencerminkan kepribadian dan persepsi diri dari pengguna merek tersebut.


5. Merek memberi konsumen alasan untuk berbagi.

Kita semua memiliki pendapat tentang hal-hal yang kita alami, dan kita ingin membaginya dengan orang lain. Entah itu buku bagus, film bagus atau makanan enak. Konsumen akan menjadi pendukung brand saat mereka berbagi pengalaman brand yang positif. Hal ini didukung dengan kenyataan bahwa kita berada di dunia yang semakin sosial, dengan memiliki lebih banyak kesempatan daripada sebelumnya untuk menyebarkan manfaat dari pengalaman kita. Merek yang kuat memberi konsumen alasan untuk berbagi pengalaman mereka. Sehingga, apa yang mereka sebarkan akan memiliki dampak ke brand Anda. Jika pengalamannya positif, maka citra brand Anda juga akan positif.




Seiring waktu, paten produk akan kadaluarsa, fitur mulai menurun dan pesaing akan beralih ke marketplace. Perusahaan yang meluncurkan produk memiliki sedikit, jika ada, untuk bertahan saat hal ini terjadi, sementara perusahaan yang meluncurkan merek terdiferensiasi memiliki nilai berkelanjutan yang tidak dapat direplikasi.

Yang perlu Anda ingat, sebuah merek adalah ide di dalam pikiran konsumen. Maka, tentukan milik Anda dan perkenalkan melalui media yang tepat, agar brand Anda semakin dikenal dan memiliki nilai tinggi. Media periklanan luar ruang yang sudah berinovasi, akan memapar lebih banyak konsumen dan mendatangkan lebih banyak keuntungan bagi Anda.


Sumber: entrepreneur.com

SHARE: