Menerapkan Pendekatan Humor dalam Periklanan


Pendekatan Humor adalah salah satu dari puluhan strategi periklanan yang digunakan para profesional pemasaran untuk membujuk orang membeli produk, membayar layanan, atau menyumbang untuk suatu tujuan.


Pendekatan Humor juga efektif membujuk orang untuk menyukai perusahaan, merek, produk, layanan, atau ide dengan membuat mereka tertawa dan merasa senang.




Kapan Harus Menggunakan Pendekatan Humor?
Daya tarik humor sangat baik ketika produk, layanan, atau ide yang Anda promosikan tidak terlalu kontroversial dan niat Anda adalah untuk menciptakan citra baik untuk perusahaan Anda.


Berhati-hatilah saat menggunakan humor, bahwa Anda tidak mengasingkan orang yang ingin Anda jangkau. Berbagai jenis humor menarik bagi berbagai jenis orang. Kenali apa yang benar-benar lucu (jangan sampai terkesan “garing”) dan perhatikan apa yang mungkin dianggap ofensif oleh audiens target Anda.



Semakin besar target audiens, semakin banyak jenis humor yang bisa jadi opsi. Semakin sempit audiens Anda, semakin banyak jenis humor dan bahkan lelucon namun terkesan seperti internal jokes.

Bagaimana Saya Menerapkan Humor dalam Iklan?
Humor membutuhkan kreativitas dan kecerdikan, cara terbaik untuk menilainya adalah mengujinya pada orang lain sebelum diluncurkan. Humor sangat baik ketika menggunakan perbandingan visual dan metafora atau citra idiomatik yang akan dimengerti dengan cepat. Pertimbangkan menggunakan permainan kata-kata dan permainan lainnya pada kata-kata. Gunakan bahasa yang menarik dan membuat orang tersenyum.



Contoh Pendekatan Humor dalam Iklan

Coba tengok bagaimana Scotch beriklan seperti di bawah ini. Dengan menambahkan unsur humor, iklan ini menyiratkan bahwa brand selotip ini memiliki kekuatan untuk merekatkan benda dengan luar biasa. Pendekatan ini berhasil menarik audiens dan menyampaikan maksud yang ingin ditampilkan oleh brand ini.


SHARE: