Memanfaatkan Bulan Ramadhan Untuk Awareness dan Penjualan

Setiap Bulan Ramadhan tiba, selalu saja terjadi perubahan pola perilaku dari masyarakat di Indonesia. Salah satu yang paling kentara adalah perilaku masyarakat dalam berbelanja. Bulan Ramadhan menjadi ajang bagi orang Indonesia untuk berburu banyak keperluan. Dan tentu saja hal ini berpengaruh terhadap aktivitas sebuah brand dalam memanfaatkan momentum setahun sekali ini.

ilustrasi | pexels.com

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebuah brand agar bisa memanfaatkan Bulan Ramadhan sebagai cara untuk meningkatkan awareness hingga penjualan:

  1. Pelajari perilaku konsumen

Bagi sebagian besar orang, momen puasa dan Idul Fitri menjadi ajang membeli berbagai macam barang-barang baru. Saat-saat berkumpul dengan orang-orang terdekat mendorong masyarakat untuk tampil sesempurna mungkin. Hal ini membuat masyarakat menjadi lebih konsumtif.

Menurut data dari Google setahun yang lalu menunjukkan bahwa penulusuran terbanyak ada pada lima kategori belanja, seperti pakaian, travel, smartphone, telekomunikasi, dan barang elektronik. Kelima kategori tersebut menjadi hal yang paling sering dicari di google dengan peningkatan volume penulusuran hingga 15-30 persen.

Perilaku konsumen yang cenderung boros pada bulan puasa ini dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan brand dan produk sesuai kebutuhan mereka.

  1. Susun Strategi

Ketika sudah mempelajari perilaku konsumen, dan mengaitkan dengan bisnis dan produk, kini saatnya untuk menyusun strategi apa yang akan dijalankan untuk menarik perhatian calon konsumen. Strategi yang akan dibangun harus selalu berkaitan dengan objektif apa yang hendak dicapai. Sebagai contoh, sebuah brand fashion dapat memanfaatkan momentum lebaran dengan menebar banyak promo untuk produk-produk mereka. Sediakan juga beberapa channel untuk konsumen agar memudahkan mereka membeli produk tersebut, seperti dengan memajang promo terbaru lewat situs online.

  1. Buat kampanye se-kreatif mungkin, dan sebarkan!

Perancangan bisnis yang baik tidak akan berjalan dengan sempurna jika tidak memiliki perencanaan promosi yang baik. Untuk itu, di tahap inilah anda dapat membangun brand anda agar dapat lebih dikenal, sehingga berpengaruh pada aktivitas penjualan produk anda.

Buat kampanye se-kreatif mungkin. Ciptakan pesan yang efektif agar pesan dapat tersampaikan secara baik. Dalam suasana Bulan Ramadhan, biasanya banyak brand yang menciptakan kampanye yang menyentuh hati banyak orang.

Untuk menyebarkan kampanye tersebut, butuh channel yang tepat dan sesuai dengan target yang ingin dicapai. Beberapa channel dapat dimanfaatkan dalam menyebarkan kampanye anda, seperti lewat platform digital dan iklan luar ruang. Kebiasaan masyarakat yang terus bergantung dengan smartphone mereka membuat kampanye anda dapat dilihat dengan menyebarkannya di platform digital seperti media sosial.

Menggunakan media luar ruang juga tidak kalah efektif. Selain penetrasinya tinggi, banyak masyarakat yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka di luar rumah. Terlebih lagi saat puasa memasuki minggu kedua atau ketiga, intensitas buka puasa bersama di luar rumah meningkat, sehingga pesan dalam kampanye anda bisa terlihat ketika mereka beraktivitas di luar. Peluang ini bisa dimanfaatkan oleh setiap brand untuk menyebarkan kampanyenya dengan masif.

Banyak brand yang mencuri perhatian orang saat Bulan Ramadhan, kampanyenya menjadi viral bahkan hingga Bulan Ramadhan selesai. Saatnya manfaatkan momen-momen di bulan puasa ini untuk membangun brand anda.

Sumber: Kompas

SHARE: