Strategi Marketing Low Budget Bagi Startup

Keberhasilan startup bergantung pada pendekatannya terhadap pemasaran. Sayangnya sebagian besar pendiri startup tidak memiliki pengalaman dalam pemasaran atau mengelola anggaran pemasaran. Bagaimana Anda menghadapi kontradiksi yang berbahaya ini? Anda perlu menyusun strategi khusus.

Strategi marketing untuk startup adalah tantangan yang unik. Sering kali dikarenakan oleh sumber daya yang terbatas, apakah itu waktu, uang atau bakat. Berikut 10 strategi marketing low budget bagi startup yang dapat Anda coba terapkan


  1. Referral

Salah satu cara terbaik untuk memasarkan adalah dengan menghindari pemasaran sama sekali; sebagai gantinya, buat sistem yang memungkinkan pelanggan Anda melakukan pemasaran untuk Anda. Pertimbangkan fakta bahwa orang memiliki kemungkinan empat kali lebih besar untuk membeli produk ketika mereka dirujuk oleh seorang teman.

Kami masih mempercayai rekomendasi pribadi lebih dari yang lainnya. Terlebih lagi, membuat program refferal tidak memakan banyak biaya, dan tergantung bagaimana Anda menyusunnya, bahkan sangat mungkin sepenuhnya gratis. Anda dapat menawarkan pelanggan Anda diskon pada langganan mereka sebagai imbalan untuk merujuk pelanggan baru, atau menawarkan hadiah uang tunai. Jika Anda benar-benar berinvestasi dalam strategi ini, pastikan saja untuk menyampaikan kabar kepada pelanggan Anda melalui publikasi.


  1. Siaran Pers dan Fitur Berita

Orang-orang membaca berita secara teratur, dan jika Anda memiliki sesuatu yang layak diberitakan, sebagian besar outlet berita akan dengan senang hati melaporkannya untuk Anda. Siaran pers adalah cara murah untuk mendapatkan brand Anda disebutkan dalam publikasi besar. Jika Anda melakukan semua pekerjaan sendiri, memburu dan mengirim email ke wartawan, siaran pers sebenarnya dapat menjadi strategi pemasaran gratis.


  1. Content Marketing

Content marketing memiliki banyak bentuk, tetapi tidak ada yang memerlukan investasi yang signifikan. Pendekatan paling sederhana adalah mengelola blog, menambahkan konten baru beberapa kali seminggu yang menginformasikan atau menghibur pembaca Anda dengan cara yang unik dan praktis.

Infografis, video, dan podcast semuanya termasuk dalam kategori content marketing juga. Semua media konten ini memiliki kekuatan untuk meningkatkan reputasi brand Anda, meningkatkan lalu lintas brand Anda dan melengkapi berbagai strategi lain.


  1. SEO (Search Engine Optimization)

Jika Anda menghabiskan waktu menulis artikel untuk kampanye content marketing Anda, Anda mungkin juga berinvestasi dalam meningkatkan optimasi mesin pencari (Search Engine Optimization/SEO). Jika Anda baru di SEO, mungkin tampak rumit secara teknis, tetapi kenyataannya adalah, dengan sedikit membaca dan dedikasi, Anda dapat dengan mudah memahami dasar-dasarnya. Anda akan menggunakan alat online seperti Google Adwords untuk mengidentifikasi kata kunci yang relevan yang dapat menarik lalu lintas tinggi ke situs Anda.

Anda juga harus membuat perubahan struktural, menulis konten berkualitas tinggi secara konsisten, dan menarik tautan balik ke domain Anda. Itu banyak pekerjaan, tetapi jika Anda melakukannya sendiri, satu-satunya biaya Anda adalah waktu - yang sepadan, karena manfaat jangka panjangnya sangat besar.


  1. Pemasaran Media Sosial

Pemasaran media sosial bukanlah sesuatu yang dapat Anda lakukan dengan santai, tetapi tersedia secara gratis, dan dapat Anda kuasai jika Anda menginvestasikan waktu. Mulailah dengan membuat profil untuk bisnis Anda di platform utama seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.




Cari tahu profil Anda; dan mulai buat konten yang diinginkan oleh target pasar Anda. Jangkau individu, dan pastikan untuk tetap terhubung. Belakangan, Anda dapat menumbuhkan ribuan audiens, menggiring arus lalu lintas ke situs Anda. Untuk melihat tren marketing melalui media sosial dapat Anda baca disini.


  1. Email Marketing

Email marketing tetap menjadi salah satu strategi pemasaran yang paling hemat biaya. Beberapa sumber mengklaim laba atas investasi (ROI) sebesar 400 persen atau lebih. Selama Jika Anda memiliki daftar email subscriber yang bagus (secara organik, bukan dibeli), dan aliran email yang keluar stabil tetapi non-invasif, Anda dapat melihat hasil yang signifikan setiap saat.


  1. Iklan Pay-Per-Click

Iklan bayar-per-klik bisa menjadi mahal jika Anda menargetkan kata kunci utama dengan lalu lintas tinggi, tetapi ada platform yang ramah bahkan bagi pengusaha pemula yang sadar anggaran. Misalnya, di Facebook, Anda dapat membayar $ 1 sehari untuk iklan tertentu (meskipun Anda mungkin ingin menginvestasikan sedikit lebih banyak daripada itu jika Anda ingin melihat hasil yang signifikan).


  1. Personal Branding

Personal branding bekerja sangat mirip dengan branding korporat, kecuali bahwa personal branding berlaku bagi Anda sebagai individu. Anda akan mempromosikan diri Anda dan keahlian Anda di media sosial, dan mungkin di blog khusus, mendapatkan pengikut baru, dan sumber lalu lintas dan minat yang terpisah.

Nilai di sini adalah bahwa orang cenderung lebih percaya kepada orang lain daripada perusahaan, sehingga pada akhirnya, Anda akan memiliki nilai jual yang kuat dan terpisah yang dapat Anda gunakan untuk menarik prospek baru - semua tanpa membayar sepeser-pun.


  1. OOH Advertising

OOH Advertising atau out-of- home advertising juga dikenal sebagai iklan luar ruang. Iklan luar ruang adalah istilah luas yang menggambarkan semua jenis iklan yang menjangkau konsumen saat berada di luar rumah. Kemunculannya didasari kesadaran bahwa manusia beraktifitas diluar rumah, serta adanya tempat-tempat tertentu yang tidak terjamah iklan komersil. Sejumlah penelitian yang meneliti keefektifan beriklan di luar rumah telah menemukan bahwa media ini memang bekerja baik.

Jenis iklan luar ruangan dapat bermanfaat bagi brand Anda. Namun, seperti halnya dengan medium lain, terdapat masalah dengan pengukuran keefektifannya. Pertama-tama, iklan ini dilihat oleh konsumen saat mereka dalam perjalanan, sehingga sulit untuk mengetahui apakah mereka terpapar iklan dengan baik. Dan karena banyak OOH advertising terlihat dari kendaraan, impresi pejalan kaki sering kali tidak terukur. Sebagai penyempurnaan atas beberapa kekurangan tersebut, muncul media OOH advertising baru yang lebih terukur daripada jenis lain yaitu mobile OOH advertising dengan medium mobil, motor dan kendaraan jenis lain. Kelebihan iklan jenis ini karena sifatnya yang mobile sehingga jangkauannya lebih luas. Daerahnya juga dapat dipilih yang dirasa paling memiliki dampak besar bagi brand Anda.

Di Indonesia sendiri, sudah ada layanan beriklan yang dapat memperkenalkan brand Anda dengan berkeliling di jalanan kota-kota besar. Contoh saja, ketika Simpang Susun Semanggi belum dapat diakses untuk beriklan jenis lain, car advertising sudah dapat masuk dan memapar audiens di jalan baru tersebut. Tentunya menjadi lebih menguntungkan memilih beriklan jenis ini, karena tidak statis di satu tempat saja. Dengan kondisi jalanan Ibukota yang padat dan seringkali macet, iklan yang ditampilkan di kaca belakang mobil hingga body keseluruhan akan menarik audiens untuk melihat iklan Anda. Selain menggunakan medium mobil, Anda juga dapat beriklan di sepeda motor. Kelebihannya, jelas kendaraan ini cukup gesit untuk membawa brand Anda ke jalan besar hingga gang kecil sekalipun. Hal lain yang juga penting, biaya untuk beriklan terbilang jauh lebih terjangkau dibandingkan biaya billboard yang bisa mencapai ratusan juta. Jika Anda tertarik dengan jenis iklan seperti di atas Anda dapat mempelajarinya disini.