Bersolek Diri dengan Rebranding

Dalam mengelola brand, Anda mungkin menemui masa dimana harus terjadi perombakan atau disebut rebranding demi mempertahankan brand Anda. Persaingan dengan brand lain, dinamisnya perkembangan pasar, tuntutan konsumen adalah segelintir hal yang mendorong terjadinya rebranding sebuah brand. Jika Anda sudah dalam kondisi terhimpit, Anda dapat melakukani 8 cara rebranding berikut ini untuk menyelamatkan bisnis Anda.

1. Mengubah brand image

Terkadang suatu brand dikonotasikan masyarakat dengan image tertentu yang bersifat negatif. Dengan persepsi buruk yang beredar, eksistensi brand dapat menghilang begitu saja.


Mengubah brand image berarti harus mampu mengubah persepsi masyarakat menjadi positif, membantah isu miring yang beredar dan menawarkan produk atau varian baru untuk memperkuat image baru yang dibangun.

2. Inovasi produk

Brand boleh mempertahankan konsep yang sudah dirancang dari awal, namun tidak boleh melupakan bahwa selera masyarakatpun dinamis seiring dengan perkembangan zaman. Dengan melakukan inovasi, konsumen tidak akan bosan dan brand Anda tidak akan ditinggalkan begitu saja.

3. Mengganti tagline atau slogan

Memilih tagline atau slogan yang tepat menjadi salah satu tugas marketer. Alih-alih salah memilih slogan, maka akan beresiko pada kinerja brand. Oleh karena itu, gunakan slogan yang sifatnya personal, inovatif, dan visioner. Sejatinya, pemilihan slogan yang tepat dapat menjadi salah satu kunci keberhasilan dari sebuah brand.